Thursday, November 27, 2008

ISI WARTA ISI EDISI PERDANA DESEMBER 2008

[INFO UTAMA]

Indroyono Soesilo Terpilih sebagai Ketua Umum ISOI

Periode 2008 – 2011 dalam Kongres VII ISOI



Kongres VII Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia telah berlangsung di Jakarta pada 6 November 2008 dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum Baru Periode 2008-2011. Berbeda dengan sebelumnya, pemilihan ketua umum dalam kongres kali ini dilakukan dengan menggunakan surat suara yang berisi tiga kandidat ketua umum, yakni Prof. Dr. Indroyono Soesilo, M.Sc., Prof. Safwan Hadi, Ph.D dan Prof. Dr. Ir. Dietriech Bengen, DEA. Surat suara tersebut dikirimkan kepada anggota ISOI di sejumlah komisariat daerah di Indonesia sebanyak 421 surat suara. Sedangkan surat suara yang kembali sebanyak 361 berasal dari Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Makassar, Malang, Manado, Pekanbaru, Surabaya, Banda Aceh, Bitung dan Mataram. Suara terbanyak diraih oleh Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc. sebesar 61%. Suara terbanyak kedua diraih oleh Prof. Dr. Ir. Dietriech Bengen, DEA sebesar 21% dan sisanya 17% diraih oleh Prof. Safwan Hadi, PhD. Dengan demikian Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc. terpilih sebagai Ketua Umum ISOI periode 2008-2011.


Susunan Pengurus Lengkap ISOI

Periode 2008-2011


I. Penasehat :

1. Prof. Dr. Aprilani Soegiarto, M.Sc.

2. Prof. Dr. Bonar Pasaribu

3. Prof. Dr. Hasyim Djalal

4. Peof Dr. Dietrriech, G. Bengen

II. Ketua Umum :
Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc.


III. Sekretaris Jenderal :
Dr. Suhartati, M. Natsir, M.Sc. (LIPI)


1. Sekretaris organisasi :

1. M. Jafar Elly, M.Si. (LIPI)

2. Letkol (Laut) Rosyid, M.Sc.

(DISHIDROS TNI- AL)



2. Sekretaris Program :

1. Dr. Ir. Dewayani Sutrisno

(BAKOSURTANAL)

2. Rr. Sekar Mira Cahyopeni, H. S.Si. (LIPI)

3. Humas :

Ir. Rika Sudranto (SEAWORLD

INDONESIA)


IV. Bendahara Umum :

Dr. Nani Hendiarti, M.Sc. (BPPT)


Bendahara I : Ir. Velly Asvaliantina, M.Sc. (BPPT)

Bendahara II : Alifatul Fitriyah, S.Si (DISHIDROS TNI –AL)


V. Ketua Bidang IPTEK:

Dr. Zainal Arifin (LIPI)

a. Kelompok Kerja Hidro Oseanografi :
Letkol (L) Ir. Trismadi, M.Sc. (DISHIDROS
TNI – AL)

b. Kelompok Kerja : Geosain Marin
Dr. Ridwan Jamaluddin, M.Sc. (BPPT)

c. Kelompok Kerja : Ekologi Laut

Dr. Jamaluddin Jompa (COREMAP-DKP)

Dra. Kresna, T. Dewi, M.Sc. (PPPGL)

d. Kelompok Kerja : Laut dan Perubahan
Iklim

Dr. Agus Supangat (BRKP)

e. Kelompok Kerja : Sosial Ekonomi Hukum
dan Perundang-undangan

Dr. Lucky Adrianto (IPB)


f. Kelompok Kerja : Teknologi Kelautan

Dr. Wahyu Pandu (BPPT)

Dr. Mutiara Putri (ITB)


VI. Ketua Bidang Organisasi : Ir. Bambang Herunadi (BRKP)

a. Komisi Penghargaan :

1. Prof. Safwan Hadi, Ph.D. (ITB)

2. Prof. Ir. Sulistijo, M.Sc. (LIPI)

3. Kolonel Laut (KH) Ir. Dede Yuliadi, M.Sc.

(DISHIDROS TNI – AL)

b. Publikasi :

1. Ir. Iwan Eka Setiawan, M.Sc. (BPPT)

2. Ir. T. Rameyo Adi, M.T. (BRKP)

3. Dra. Pradina Purwati, M.Sc. (LIPI)

4. Dr. Purbandono (ITB)


c. Pengembangan Kapasitas Oseanologi :

1. Dr. Agus Setiawan (BPPT)

2. Ahmad Nadjib, M.Si. (BRKP)

3. Dr. Totok (ITB)


VII. Komisariat-Komisariat Daerah dan Luar Negeri ISOI :


1. Komisariat Sumatera : Dr. Aras Mulyadi

2. Komisariat Jawa, Bali dan Nusa Tenggara : Dr. Ir. Sukoso

3. Komisariat Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua : Dr. Jamaluddin Jompa

4. Komisariat Luar Negeri : Dr. Dwi Susanto (USA)


Life Achievement Award dari ISOI.

Untuk pertama kalinya ISOI menganugerahkan penghargaan ‘Live Achievement’ kepada dua orang ilmuwan terkemuka bidang kelautan di Indonesia, yakni Dr. Abdul Gani Ilahude, MMA. APU dan Prof. Dr. Ir. Aprilani Soegiarto, MSc. Penghargaan diberikan dalam acara kongres VII ISOI yang diselenggarakan di ruang seminar besar, LIPI Pusat Jakarta tanggal 6 November 2008 yang lalu. Penghargaan berbentuk plakat itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum ISOI yang baru Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.SC.

Kedua orang ilmuwan tersebut dinilai telah berjasa dalam pengembangan ilmu kelautan di Indonesia. Life Achievement Award diberikan kepada Dr. Abdul Gani Ilahude, MMA. APU, atas jasanya dalam pengembangan ilmu oseanografi fisika terapan, terutama yang terkait dengan Arus Lintas Indonesia (ARLINDO). Sedangkan Prof. Dr. Ir. Aprilani Soegiarto, M.Sc. dinilai telah berjasa dalam pengabdian dan pengembangan bidang oseanografi di Indonesia. Beliau juga termasuk salah satu pendiri ISOI tahun 1973.

Penganugerahan penghargaan didahului dengan pembacaan riwayat hidup singkat kedua ilmuwan tersebut, terutama yang mendasari terpilihnya, sehingga menerima penghargaan ISOI. Penganugrahan penghargaan ISOI ini diharapkan bisa terus berlanjut untuk para ilmuwan oseanologi yang setia mengabdikan diri di bidang kelautan di masa kini dan yang akan datang. (LIB).


ISOI Luncurkan Jurnal Ilmiah Oseanologi

Bertepatan dengan acara Kongres VII ISOI di Jakarta baru-baru ini, ISOI telah meluncurkan Jurnal Ilmiah Oseanologi yang memuat hasil riset dan kajian ilmu kelautan. Redaksi jurnal oseanologi yang diketuai Dr. Dwi Eny Djoko Setyono ini membuka peluang kepada para anggota ISOI untuk menulis makalah ilmiah hasil riset dan hasil kajian ilmu kelautan dan perikanan. Menurut Wahyu Budi Setyawan, salah seorang anggota tim redaksi, jurnal oseanologi ini direncanakan akan terbit dua kali dalam setahun. Untuk edisi perdana ini isi jurnal hanya memuat empat tulisan ilmiah. Pada edisi berikutnya isi jurnal diharapkan sudah lebih banyak dan lebih beragam topik riset dan kajiannya. Anggota ISOI atau non anggota ISOI yang ingin mendapatkan jurnal tersebut bisa menghubung alamat redaksi di Puslit Oseanografi-LIPI, Jln, Pasir Putih 1, Ancol Timur, Jakarta Utara 14430. Telp. 021.64713850 ext. 306. (mje)


ISOI Goes International

Ketua Umum ISOI terpilih, Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, M.Sc. mengatakan ke depan ISOI akan lebih memperhatikan capacity building dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kelautan. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong minat masyarakat untuk mempelajari ilmu kelautan dan mengembangkan bidang kelautan untuk kemakmuran bangsa. Ada kecenderungan bahwa minat generasi muda untuk mempelajari ilmu kelautan semakin menurun. Hal tersebut mengundang kekhawatiran sejumlah kalangan khususnya para peneliti kelautan Indonesia terhadap masa depan laut Indonesia yang minim tenaga ahli. Oleh karena itu, ISOI akan memainkan peran lebih luas lagi lewat berbagai kegiatan ilmiah dan non ilmiah serta menyosialisasikan berbagai program kelautan kepada semua komponen masyarakat terutama di perguruan tinggi dan stakeholder di seluruh Indonesia. ISOI juga akan memberikan dukungan sumberdaya kepada para peneliti dan ilmuwan Kelautan Indonesia yang ingin mempresentasikan hasil risetnya di berbagai kegiatan ilmiah baik yang berskala nasional maupun internasional.

Dalam upaya meningkatkan peran itu, ISOI akan memperluas komisariat daerah di seluruh Indonesia dan membentuk komisariat luar negeri. Dalam periode 2008-2011 ini, Ketua Umum ISOI telah menunjuk Dr. Dwi Susanto sebagai ketua komisariat luar negeri yang berkedudukan di USA. Pembentukan komisariat luar negeri ini bisa dikatakan sebagai langkah ISOI untuk goes international agar ISOI lebih dikenal luas di kalangan ilmuwan internasional. Selain itu, ISOI akan menjalin kerja sama dengan organisasi-organisasi profesi ilmiah kelautan internasio-nal dan LSM di dalam dan luar negeri untuk memajukan bidang kelautan di Indonesia.(mje)

[FOKUS]


Pertemuan Ilmiah Tahunan V ISOI Berlangsung di Bandung

Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) V ISOI telah berlangsung sukses di Kota Bandung tepatnya di Institut Teknologi Bandung pada tanggal 11 November 2008. PIT yang mengambil tema “Kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan dalam memenuhi kebutuhan energi terbaharukan, pangan dan obat-obatan di Indonesia” tersebut dihadiri dua orang pembicara kunci masing-masing Menteri Kelautan dan Perikanan RI yang diwakili oleh Dr. Widi dan Gubernur Bangka Belitung Ir. H. Eko Maulana Ali, M.Sc. Sementara itu, beberapa pejabat penting di lingkungan ITB dan ISOI ikut memberikan kata sambutan antara lain, Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Ir. Lambok, M. Hutasoit, M.Sc., Ketua Umum ISOI Prof. Dr. Indroyono Soesilo, M.Sc. dan Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc. Dalam PIT tersebut juga diundang juga beberapa pembicara khusus yang berasal dari lingkungan birokrat, lingkungan akademik dan ahli kelautan. Mereka adalah Dr. Ir. Victor Nikijuluw, M.Sc., Direktur Direktorat Usaha dan Investasi, Departemen Kelautan dan Perikanan RI, Prof. Dr. Rahmaniar Rachmat, Apt., Peneliti Utama Obat-obatan dari Sumberdaya Laut-LIPI, Prof. Safwan Hadi, Guru Besar Program Studi Oseanografi – ITB dan Dr. Ir. Widyo Nugroho Sulasdi, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ITB.

Lebih kurang 40 makalah ilmiah dipresentasikan oleh para pakar kelautan yang berasal dari perguruan tinggi dan lembaga riset, seperti ITB, IPB, Bakosurtanal, LIPI, Dishidros TNI-AL, dan lain-lain. Rencananya hasil paparan ilmiah ini akan dijadikan buku prosiding sehingga hasil pertemuan ilmiah ini bisa dimanfaatkan oleh para peneliti, mahasiswa dan masyarakat kelautan lainnya untuk menambah wawasan pengetahuan tentang ilmu kelautan dan kemungkinan penerapannya untuk menunjang pembangunan nasional.

Pelaksanaan PIT kali ini merupakan yang pertama kalinya di masa kepemimpinan Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo. Dalam sam-butannya, Ketua Umum ISOI periode 2008-2011 ini sempat mempertanyakan mengapa PIT baru lima kali diadakan padahal organisasi ini sudah berdiri sejak tahun 1973. Jawabannya sederhana saja karena sebelum-sebelumnya ISOI tidak pernah menyeleng-garakan kegiatan pertemuan ilmiah tahunan seperti ini. Harapannya semoga dalam masa kepemimpinannya, PIT akan terus diadakan sesuai dengan program kerja ISOI selama tiga tahun ke depan. (mje)


Bangka Belitung Tuan

Rumah PIT ISOI 2010

Ketua Umum ISOI, Indroyono Seosilo menyatakan bahwa Provinsi Bangka Belitung (BABEL) akan menjadi tuan rumah pelaksanaan PIT ISOI tahun 2010. Hal ini diungkapkan ketika memberikan sambutan pada acara PIT V ISOI di Aula Barat ITB, 11 November 2008. Kesediaan BABEL menjadi tuan rumah tersebut diperoleh dari hasil bincang-bincang Ketua Umum dengan Gubernur BABEL, Ir. Eko Maulana Ali, M.Sc. sesaat sebelum acara pembukaan PIT berlangsung. Hal yang sama juga diungkapkan Gubernur BABEL saat memberikan sambutan sebagai keynote speaker dalam acara PIT V ISOI di Bandung. Ir. H. Eko Maulana Ali, M.Sc. sendiri adalah anggota senior ISOI yang pernah aktif di Dishidros TNI-AL. Kini beliau aktif di dunia politik hingga sukses menduduki jabatan Gubernur Babel Perioda ke-II, sejak tahun 2007 lalu. (mje)

[AKTUALITA]

ISOI JALIN KERJASAMA DENGAN

GELANGGANG SAMUDERA


Dalam rangka implementasi Wawasan Nusantara dalam bidang ilmu-ilmu kelautan, Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI) dan Gelanggang Samudera Jaya Ancol (GSJA) merasa perlu melaksanakan program pembinaan dan pengembangan cinta laut bagi pelajar, pemuda dan guru-guru sekolah menengah yang dimulai di Jakarta. Oleh karena itu. kedua organisasi kelautan ini telah menjalin kerjasama untuk merealisasikan program dimaksud. Harapan-nya agar mereka dapat meneruskan pengetahuannya kepada masyarakat.

Tujuan Program

Menyebarluaskan kesadaran tentang pentingnya potensi dan peranan laut bagi bangsa Indonesia terutama bagai keberha-silan pembangunan nasional yang kini sedang dilaksanakan. Hal ini ditempuh melalui program pembinaan

dan pengembangan cinta laut pada guru-guru Sekolah Menengah Umum (SMU).

· Menanamkan kesadaran kepada para guru dan anak didiknya yang menjadi generasi penerus bangsa, tentang pentingnya peranan laut bagi bangsa dan negara Indonesia sehingga perlu dijaga kelestarian alamnya.

Peserta

· Guru Sekolah Menengah Umum (SMU) sesuai dengan bidang studi IPA (Biologi, Geografi dan Fisika)

· Pelajar SMU se-JABODETABEK

· Pecinta Alam, Pecinta Bahari dan Pecinta Kelestarian Lingkungan Hidup

· Mahasiswa dan Pengurus LSM kebaharian (mje)



ISOI BIAYAI PERJALANAN ANGGOTANYA

KE ARENA KONFERENSI LAUT DUNIA 2009


Kabar gembira datang dari Ketua Umum ISOI. Menyongsong pelaksanaan Konfe-rensi Laut Dunia yang akan berlangsung di Manado tanggal 11-15 Mei 2009 mendatang, ISOI siap memberikan bantuan dana kepada anggotanya untuk mempresentasi-kan hasil penelitiannnya dari berbagai disiplin ilmu kelautan di Indonesia. Bantuan dana yang dimaksud berupa biaya perjalanan ke Manado, pergi pulang. Hal tersebut dikemukakan Pak Indroyono ketika memberikan sambutan perdananya selaku Ketua Umum ISOI terpilih periode 2008-2011. Pak Indroyono yang juga Sekretaris Panitia Nasional World Ocean Conference (WOC) 2009, mengajak anggota ISOI ikut berpartisipasi dalam WOC 2009 sebagai wujud peran serta ISOI dalam mengembang-kan ilmu kelautan di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya. Seleksi peneri-maan makalah ilmiah akan dilakukan oleh panitia nasional yang bermarkas di Badan

Riset Kelautan dan Perikanan, DKP yang beralamat di Jl. Pasir Putih, Ancol Timur, Jakarta Utara. 14430. Bagi makalah yang diterima atau lolos seleksi, panitia akan mengupayakan biaya perjalanannya ke arena konferensi tersebut. Makalah yang masuk harus ditulis dalam bahasa Inggris. Ada lebih kurang tiga puluh sesi ilmiah yang akan digelar dalam konferensi laut tingkat dunia yang akan dihadiri oleh lebih 100 negara di seluruh dunia. Pelaksanaan kegi-atan kelautan bertaraf Internasional di Ma-nado ini bukanlah yang pertama kali. Sebelumnya, tahun 1998 Manado pernah menjadi tuan rumah perayaan tahun Bahari Internasional 1998 di mana ISOI juga ikut berpartisipasi di dalamnya. Saat itu, Presi-den B.J. Habibie menandatangani “Deklarasi Bunaken” yang salah satu isi menyatakan bahwa mulai saat itu Indonesia harus berpaling ke laut. Semoga ISOI juga bisa berpartisipasi di arena WOC 2009. (mje)



[INFO SEKRETARIAT ISOI]


Keanggotaan

Jumlah keanggotaan ISOI saat ini yang tercatat resmi di dalam database sekretariat ISOI mencapai 406 orang. Jumlah ini belum termasuk anggota ISOI yang tersebar di komisariat-komisariat daerah di seluruh Indonesia. Selain itu, masih banyak juga anggota ISOI yang belum tercatat secara resmi di sekretariat pusat. Oleh karena itu, untuk kepengurusan 2008-2011 ini, database anggota ISOI sebaiknya diperbaharui kembali sehingga data pasti jumlah keanggotaan ISOI bisa tercatat secara menyeluruh. Database anggota yang ada saat ini merupakan data lama yang sudah banyak mengalami perubahan alamat. Bahkan beberapa di antara mereka sudah ada yang meninggal dunia.


Anggota baru

Seiring dengan perkembangan organisasi, jumlah anggota pun bertambah. Biasanya pendaftaran anggota baru dilakukan pada saat pelaksanaan PIT dan Kongres ISOI. Pada PIT V ISOI di Bandung misalnya, tercatat ada ...orang yang mendaftar. Mereka adalah :

1. Dr. Kresna, T. Dewi (PPGL)

2. Aida Sartimbul Ph.D (UNIBRAW)

3. Dr. Mutiara Rachmat (ITB)

4. Dr. Ir. Yulistyo, M.Sc.

(Dinas Kel. dan Perikanan, Babel)

5. Arief Febrianto, S.Pi. M.Si.

(Dinas Kel. dan Perikanan Babel)

6. Aswin Windarto (Mhs. ITB)

7. Arya Pramudya (Mhs. ITB)

Keanggotaan ISOI masih akan terus berkembang sejalan dengan berbagai aktifitas ilmiah yang segera digelar ISOI pada periode 2008 -2011 ini. (mje)

[RAGAM]

HEBOH MONSTER ANCOL

Beberapa waktu lalu kawasan wisata pantai Ancol dihebohkan dengan hadirnya seekor monsterlaut yang membuat ketakutan pengunjung pantai. Monster yang pertama kali muncul dalam video internet ‘youtube’ ini sempat membuat masyarakat khawatir karena diduga bisa menyantap daging ketika berenang di kawasn itu. Dalam video tersebut konon diperlihatkan kalau monster tersebut suka menyantap bangkai ikan besar dalam jumlah banyak. Setelah diteliti ternyata monster yang dihebohkan itu hanyalah sejenis kuta air yang masuk dalam kelompok hewan krustasea. Hewan itu tidak berbahaya dan memang hidupnya di kawasan pantai berair. Demikian ungkap Dr. Suharsono, Kepala Kapuslit Oseano-grafi–LIPI yang juga anggota senior ISOI. Kini kawasan tersebut kembali normal dan masyarakat bisa menikmati kawasan tanpa perlu ada rasa cemas akan muncul si kutu air tersebut.(mje)


STATUS QUO PULAU BERHALA

Pulau Berhala terletak di antara Provinsi Jambi dan Provinsi Kepulau-an Riau. Pulau ini memiliki luas 200 ha. Banyak penduduk di pulau ini memiliki Kartu Tanda Penduduk ganda. Hal ini disebabkan karena belum ada keputusan resmi dari pemerintah tentang status kewilaya-han pulau Berhala apakah masuk wilayah administrasi Provinsi Jambi atau Provinsi Kepulauan Riau. Itu sebabnya hingga kini pulau yang memiliki potensi wisata bahari itu tetap berada dalam status quo. (st)


IKAN KUNO DARI SAMUDERA ARKTIK

Sumber reuters menyebutkan sekitar sebulan yang lalu sejumlah ilmuan kelautan mengungkapkan adanya seekor ikan kuno istimewa yang pernah hidup 375 tahun yang lalu. Ikan tersebut memiliki ciri-ciri unik di kepalanya dan hidup di samudera Arktik. Temuan ikan ini sangat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan kelautan khususnya tentang biota laut yang masih penuh dengan misteri. Ikan kuno itu didiuga masuk dalam kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata). Dengan penemuan tersebut diharapkan dapat membantu para peneliti untuk mengungkapkan lebih jauh lagi tentang misteri biota laut sekaligus menjembatani cara hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di daratan. (st)


EKSOTIKA WISATA LUMBA-LUMBA DI

TELUK KILUAN

Teluk Kiluan yang terletak di Lampung Selatan memiliki pesona wisata bahari tersendiri. Di kawasan ini sering terdapat sekawanan lumba-lumba yang sering bermain di atas permukaan air. Kawasan dapat dikunjungi dengan kendaraan mobil dari BandarLampung dalam waktu 2,5 jam perjalanan. Ada dua jenis lumba-lumba yang masih banyak di Teluk ini, yakni lumba-lumba hidung botol (Tursiop truncatus), tubuhnya lebih besar dan lumba-lumba paru panjang (Spenella longirostris), tubuhnya lebih kecil. Sekawanan kedua jenis lumba-lumba tersebut dapat disaksikan sekitar 5 mil dari bibir pantai antara 6 – 10 pagi waktu setempat. (st)

============================


Catatan Redaksi :

1. Saran dan komentar atas isi warta isoi, harap disampaikan ke redaksi via email : jafar_elly08@yahoo.com

2. Redaksi menerima tulisan atau informasi berita dari pembaca sepanjang isi tulisan atau informasi tersebut berhubungan dengan kelautan dan perikanan.



2 comments:

Anonymous said...

saya baru mengetahui bahwa gelar bapak rika sudranto adalah insinyur. ada rencana mengambil gelar apa lagi selanjutnya pak? sukses selalu untuk bapak.

Muhamad Jafar Elly said...

Terima kasih atas komentarnya. Sukses juga untuk bapak.

Salam,
Moderator